Filosofi, asal usul nama Jati Krawak Furniture

Mungkin kepleset menjadi jati kawak, jati rawak, jati lawak, atau jati krowak?
Itu wajar saja karena nama Krawak mengantung kata 'KRA' yang mungkin disebagian orang sulit diucapkan.
Nama kami bukanlah nama random tanpa arti, nama kami sebenarnya merujuk pada tempat bisnis kami, berikut ini adalah arti nama kami jika dipisah per kata:
JATI KRAWAK FURNITURE
Jati, merujuk ke kayu jati. Karena dari awal berdiri kami memang memproduksi furniture berbahan dasar kayu jati hingga sekarang, meskipun kami melayani pembuatan furniture dari kayu mahoni, trembesi, dll sesuai permintaan konsumen namun jati adalah kayu andalan kami.
Krawak, identitas bisnis kami ada dikata ini. Krawak berasal dari nama sebuah sungai di daerah kami yaitu Kali Krawak, kebetulan bisnis kami memang berada di sungai ini maka disematkanlah nama sungai ini ke bisnis kami.
Furniture, sesuai namanya, artinya kami memproduksi furniture.
Jika digabung nama Jati Krawak Furniture adalah sebuah toko di kawasan sungai / kali krawak yang memproduksi dan menjual furniture dari kayu jati.
Nama ini diciptakan sebelum internet berkembang seperti sekarang, belum ada marketplace atau jual beli secara online.
Pada jaman itu rantai distribusi furniture sangat panjang, dimulai dari kami memproduksi barang, kemudian dibeli oleh toko kecil, dibeli lagi oleh toko menengah, lanjut dibeli oleh toko besar, lanjut dibeli oleh toko dari luar kota, dibeli lagi oleh pengecer, barulah sampai ke tangan konsumen akhir / pengguna. (mungkin perjalanannya lebih panjang dari itu).
Bisa dibayangkan dan disimpulkan bahwa saat itu rata rata konsumen kami adalah toko lokal (Jepara), meskipun ada konsumen akhir atau pemilik toko dari luar kota datang langsung kesini namun itu terbilang jarang. Pemilihan nama toko berdasar nama tempat ini sangat efektif untuk mengingatkan konsumen lokal mengenai lokasi toko kami, pilihan populer lainnya adalah menggunakan nama personal atau pemilik bisnis namun itu akan berpotensi menyebabkan kesamaan nama dengan toko lainnya.
Lalu apakah nama ini masih relevan dengan perkembangan jaman seperti saat ini yang rata rata konsumen kami berasal dari luar daerah yang tidak mengenal sungai kali krawak?
Jawabannya mungkin tidak, namun pertimbangan kami tidak mengganti nama adalah karena nama ini sudah melekat pada kami, konsumen lokal sudah hafal dengan kami, dan data kami di internet juga sudah tersebar dan merujuk pada identitas beserta lokasi kami sebenarnya, salah satu contohnya adalah google maps.
Kami percaya manusia adalah makhluk yang pandai beradaptasi, termasuk dengan sebuah nama atau pengucapan yang asing, kami yakin konsumen akan mengingat kami jika kami telah memberi sesuatu yang menurut mereka bernilai baik yang bisa dirasa maupun tidak.
Profil kami | Katalog produk | FAQ
● Dapatkan info diskon di instagram kami @Jatikrawak